JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merasa optimistis izin pembangunan bandara di kawasan Marunda, Jakarta Utara, akan keluar pada saat era pemerintahan presiden yang baru, Oktober mendatang.
Ia yakin, proses perizinan tak akan menemui kendala berarti. "Kita sudah usul ke Bappenas. Tinggal tunggu Presiden kasih izin atau tidak. Tinggal nunggu presiden yang baru saja buat pengesahan," katanya di Balaikota Jakarta, Kamis (5/6/2014).
Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, rencana awal dana pembangunan bandara akan diambil dari APBD DKI. Meskipun demikian, tak menutup kemungkinan nantinya akan ada keterlibatan pemerintah pusat, ataupun pihak swasta.
"Soal dana sih gampang. Bisa joint atau kita tawarin ke swasta. Siapa yang mau ngeruk, dapat 30 persen. Nanti yang 70 persennya untuk kita (Pemprov DKI)," ujarnya.
Sebelumnya, Ahok mengatakan bahwa rancangan sementara pembangunan bandara tersebut telah dikeluarkan oleh PT Marindo Bahtera Development Oentoro Surya. Tujuan pembangunan bandara adalah untuk mempermudah distribusi logistik di Jakarta, dan tentu saja, meringankan beban Bandara Internasional Soekarno Hatta yang sudah semakin padat.
Wacana pembangunan bandara oleh Pemprov DKI telah dilontarkan oleh Ahok sejak awal bulan lalu. Hal tersebut disampaikan dia seusai bertemu dengan Direktur Utama PT Marindo Bahtera Development Oentoro Surya, yang juga merupakan mantan Ketua Indonesia National Ship Owner Association, di Balaikota Jakarta, Rabu (7/5/2014).
Pemprov DKI juga berencana membangun pelabuhan sendiri. Menurut Ahok, jika lokasi bandara di Marunda, maka pelabuhan akan dibangun di antara Tanjung Priok dan Ancol. Dengan demikian, baik bandara maupun pelabuhan berada di wilayah Jakarta Utara.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih