“Ternyata sampai hari ini saya masih punya gula tapi semua oke dan syaratnya itu olahraga,” kata Ahok dalam sambutannya di acara peluncuran Active Park dari PT Coca Cola di taman Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (15/6/2014).
Active Park berisi berbagai sarana dan prasarana untuk olah raga. Dalam peluncuran tersebut Ahok mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan pentingnya olah raga.
Pria 47 tahun menuturkan segala macam vitamin akan menjadi percuma apabila tanpa diimbangi dengan olah raga yang rutin. Menurutnya, olahraga merupakan sebuah obat yang manjur untuk mencegah segala macam penyakit.
“Bapak Ibu makan apa saja dan minum apa saja kalau nggak olah raga ya sama saja. Saya sengaja bicara ini karena saya yakin pencegahan penyakit dengan olahraga adalah obat paling mujarab,” jelasnya.
Selain dengan olahraga yang cukup, Ahok mengingatkan pentingnya memakan buah-buahan. “Memakan buah juga sangat penting, dan untuk olah raga tiap pagi minimal 7 menit. Saya belajar dari anak saya lho dan anak saya belajar dari Youtube,” ungkapnya.
Usai memberikan sambutan, Ahok mencoba beberapa alat olah raga tradisional di Taman Tebet, seperti horse riding, sit-tic, dan chest press. Setelah itu, Ahok bermain Bulu tangkis dengan legenda Bulu Tangkis Indonesia Ricky Subagja. [Detikcom]
-
Basuki: Keterlaluan, Taman Jadi Tempat Asusila
Pembangunan taman-taman kota yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta menghabiskan dana yang tidak sedikit. Namun sayangnya, taman yang seharusnya berfungsi sebagai tempat rekreasi dan interaksi, justru disalahgunakan segelintir warga sebagai tempat asusila. Kondisi ini tentu sangat disayangkan Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama.
“Kami menemukan beberapa taman dipakai buat asusila. Kalau sekadar pacaran nggak apa-apa, tapi kalau jual diri jadi tempat PSK, ini keterlaluan,” kata Basuki, saat acara peluncuran Active Park dari PT Coca Cola di Taman Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (15/6).
Untuk mengurangi tindak asusila yang terjadi di areal taman, Basuki meminta warga untuk bersama menjaga dan melestarikan taman di ibu kota. “Taman harus kita jaga kebersihannya supaya kita semua bisa menikmati dengan baik,” imbaunya.
Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Nandar Sunandar, mengungkapkan, pengawasan secara rutin dilakukan guna memberantas praktik asusila di sejumlah areal taman.
Bahkan, Nandar mengaku juga ikut menyamar untuk meringkus pasangan-pasangan mesum di salah satu taman di Jakarta.
“Kita terus mengawasi taman-taman di Jakarta agar tidak jadi lokasi mesum. Biasanya kalau malam kita kerahkan petugas yang menyamar itu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, petugas yang melakukan penyamaran sempat berhasil mengamankan enam pasangan mesum di Taman Cattleya yang berada di Tomang, Jakarta Barat.
“Kita tangkap lalu dipanggil orangtuanya. Empat orang di antara mereka pun hendak dinikahkan orangtuanya,” ungkapnya. [Beritajakarta.com]
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih