28 March 2014

Gema PKS: Ahok Tanpa Jokowi, Tamat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gema Keadilan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan keberanian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menantang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilu 2014 merupakan hal yang ditunggu-tunggu.
“Ahok itu siapa? Berani menantang PKS. PKS itu kumpulan anak muda kongkret yang melayani masyarakat lebih dari 20 tahun. Ahok tampil di DKI baru 1,5 tahun tapi sikap marah-marahnya seolah dia yang paling hebat di Jakarta ini," kata Ketua Umum Gema Keadilan PKS DKI Jakarta, Renold Darmasyah, Jumat (28/3/2014).
Dikatakannya, Ahok boleh memandang dirinya sebagai politisi matang berbekal pengalamannya lima tahun memimpin Bangka Belitung. Namun gaya kepemimpinan Ahok yang meledak-ledak, suka menyalahkan orang di muka umum dan sering menghina agama, dinilainya merupakan sikap yang tak patut dimiliki Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Ini Jakarta Bung! Gema keadilan siap memimpin dan berada garis paling depan untuk menolak Ahok jadi Gubernur. Dalam perpolitikan di DKI Jakarta, Ahok hanya anak bawang yang belum memahami pluralisme hidup di Jakarta," katanya.
"Gema Keadilan ingatkan bahwa Ahok itu free riders alias anak bawang yang berkuasa karena mendompleng pak Jokowi. Ahok tanpa Jokowi tamat sudah. Jika saat pilkada 2012 lalu, pak Jokowi perpasangan dengan botol, pasti Wakil Gubernur DKI saat ini adalah botol," lanjutnya.

Pemuda PKS tantang Ahok pilkada ulang lawan botol kosong

MERDEKA.COM. Para pemuda Partai Keadilan Sejahtera yang tergabung dalam Gema Keadilan gerah dengan sikap Wagub DKI Ahok yang dinilai arogan. Mereka menilai jika digelar Pilgub ulang Ahok melawan botol, pasti warga DKI akan memilih botol jadi wakil gubernur.

"Jika Pak Jokowi perpasangan dengan botol pecah, pasti wakil gubernur DKI saat ini adalah Botol itu," kata Ketua Gema Keadilan DKI Jakarta Renold Darmansyah dalam rilis yang diterima redaksi merdeka.com, Kamis (27/3).

"Apabila pilkada ulang nanti hanya dua calon yaitu Ahok dan botol, Warga pasti memilih botol sebagai gubernurnya. Gema Keadilan akan memastikan hal tersebut," kata dia.

Sebelumnya Gema Keadilan mengaku telah membuat survei. Dalam penelitian mereka 93 persen warga Jakarta tak menyukai Ahok. Para pemuda PKS ini pun siap menjegal Ahok jika ngotot maju menjadi gubernur menggantikan Jokowi, yang kemungkinan terpilih menjadi presiden.

Ahok santai saja menanggapi serangan Pemuda PKS itu.

"Aku sudah biasa mau pesanan atau apa. Dia lupa Ahok itu enggak hanya lahir hari ini. Ahok itu sudah ngalamin dari tahun 2003, saat di Belitung Timur diserang PBB. Dia lupa Ahok ini udah sepuluh tahun dipress seperti itu. Jadi itu terlalu kecil tuh diteken kayak gitu. Terlalu halus mainnya tuh," ujar Ahok di Balai Kota, Rabu (26/3).

Ahok malah menantang perolehan suara yang diterima PKS dan Partai Gerindra di Jakarta pada pemilihan legislatif 9 April mendatang. "Lihat saja survei PKS Pemilu 9 April seperti apa nih di Jakarta dapat berapa. PKS tes saja sama Gerindra menang mana di Jakarta," ujarnya.

Pemuda PKS sebut Ahok anak bawang, cuma numpang Jokowi

MERDEKA.COM. Para pemuda Partai Keadilan Sejahtera yang tergabung dalam Gema Keadilan kembali menyindir Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Mereka meminta Ahok sadar diri.

"Gema Keadilan ingatkan bahwa Ahok itu free riders alias anak bawang yang berkuasa karena mendompleng Pak Jokowi," kata Ketua Gema Keadilan DKI Jakarta Renold Darmansyah dalam rilis yang diterima redaksi merdeka.com, Kamis (27/3).

Mereka meminta Ahok jangan arogan dan berhenti marah-marah. Menurutnya sikap itu tak cocok diterapkan bagi warga Jakarta.

"Ahok tidak cocok hidup di Jakarta, mungkin Ahok cocok memimpin di Bangka Belitung, kan sudah teruji, kembalilah kesana," sindir Renold.

Sebelumnya Gema Keadilan mengaku telah membuat survei. Dalam penelitian mereka 93 persen warga Jakarta tak menyukai Ahok. Para pemuda PKS ini pun siap menjegal Ahok jika ngotot maju menjadi gubernur menggantikan Jokowi, yang kemungkinan terpilih menjadi presiden.

Ahok santai saja menanggapi serangan Pemuda PKS itu.

"Aku sudah biasa mau pesanan atau apa. Dia lupa Ahok itu enggak hanya lahir hari ini. Ahok itu sudah ngalamin dari tahun 2003, saat di Belitung Timur diserang PBB. Dia lupa Ahok ini udah sepuluh tahun dipress seperti itu. Jadi itu terlalu kecil tuh diteken kayak gitu. Terlalu halus mainnya tuh," ujar Ahok di Balai Kota, Rabu (26/3).

Ahok malah menantang perolehan suara yang diterima PKS dan Partai Gerindra di Jakarta pada pemilihan legislatif 9 April mendatang. "Lihat saja survei PKS Pemilu 9 April seperti apa nih di Jakarta dapat berapa. PKS tes saja sama Gerindra menang mana di Jakarta," ujarnya.

Tolak Ahok Jadi Gubernur, Gema Keadilan DKI Tuntut Pilkada Ulang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi sayap Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gema Keadilan, menuntut adanya pilkada DKI ulang dibanding Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok naik sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ketua Umum Gema Keadilan DKI Jakarta, Renold Darmasyah, mengatakan pihaknya lebih menghargai apabila Ahok bisa menang pilkada DKI sebagai Gubernur dalam pilkada ulang dan tidak mendompleng kevakuman Jokowi yang maju sebagai calon Presiden.
"Gema Keadilan menawarkan jalan keluar apabila Ahok mau ngotot sebagai Gubernur Jakarta yaitu pilkada ulang. Kami anak-anak muda PKS akan menghargainya apabila Ahok bisa menang sebagai Gubernur DKI dalam pilkada ulang," ujar Renold dalam keterangannya, Jumat (28/3/2014).
Pihaknya pun merasa yakin apabila pilkada ulang nanti, hanya dua calon yaitu Ahok dan botol. "Warga pasti memilih botol sebagai Gubernurnya. Itulah kenyatahan pahit yang harus diterima Ahok," katanya.
Sebelumnya, Renold juga mengatakan bahwa Ahok itu free riders alias anak bawang yang berkuasa karena mendompleng pak Jokowi. Menurutnya Ahok tanpa Jokowi, tamat sudah. "Jika saat pilkada 2012 lalu, pak Jokowi perpasangan dengan botol, pasti Wakil Gubernur DKI saat ini adalah botol," ujarnya.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih