Firza Husein ditangkap oleh penyidik Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, Selasa (31/1/2017) siang tadi. Dia ditangkap dalam kasus dugaan makar. Sehari sebelumnya Firza disomasi oleh Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto karena menggunakan nama Cendana dalam yayasan yang dia pimpin.
Seperti apa rekam jejak Firza Husein?
Firza Husein diketahui menjadi pimpinan Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC). Penelusuran detikcom, pada Minggu 3 April 2016 lalu rombongan SSC yang dipimpin langsung oleh Firza Husein melakukan ziarah ke makam Presiden ke-2 RI Soeharto di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah. Ada 29 orang yang bersama rombongan Firza.
Pada 1 Mei 2016 lalu, Yayasan SSC memberikan bantuan sembako dan dukungan moral kepada ratusan warga Luar Batang, Pasar Ikan Jakarta Utara yang menjadi korban penggusuran. Kepada warga, Firza Husein mengatakan bahwa maksud kedatangan dia bersama SSC adalah untuk mengetahui langsung keadaan warga usai penggusuran.
SSC juga ingin memberikan bantuan dengan harapan bisa meringankan beban warga. Rombongan SSC kemudian juga menyambangi warga Kampung Aquarium, Penjaringan yang saat itu masih bertahan di tenda-tenda.
Kepada warga Luar Batang, Firza juga berjanji akan memperjuangkan kehidupan yang lebih layak. Firza juga mengatakan akan menghidupkan kembali program-program mendiang Presiden Soeharto yang saat ini terlupakan. Misalnya soal swasembada pangan, dan nelayan makmur.
Menurut Firza petani senang dengan program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian di zaman Presiden Soeharto. SSC juga akan memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan dengan cara menambah dana beasiswa.
Kegiatan Firza Husein dengan SSC tersebut sepi dari pemberitaan media. Nama Firza baru mencuat ketika muncul aksi bela Islam I pada 4 Novemver 2016 dan Aksi Bela Islam II, 2 Desember 2016.
Perempuan kelahiran Palu, 18 Februari 1973 itu disebut menyediakan mobil komando dalam aksi tersebut. Polda Metro Jaya kemudian menetapkan Firza sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar.
Pada, 20 Desember 2016 lalu, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto melayangkan somasi kepada Firza Husein, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana. Somasi itu dilayangkan Tommy Soeharto melalui kuasa hukumnya, Erwin Kallo & Co.
"Bahwa Saudari diketahui telah mengaku-aku, membuat dan menyebarkan berita-berita yang menyebut klien kami seolah-olah adalah pembina atau pemilik Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) yang Saudara ketuai, di mana berita tersebut adalah tidak benar," demikian poin pertama somasi Tommy Soeharto kepada Firza Husein dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (30/1/2017).
Pencatutan nama Keluarga Cendana oleh Firza Husein dianggap merugikan nama baik dan kepentingan Tommy Soeharto. Melalui somasi ini, Tommy Soeharto meminta Firza Husein menghentikan membuat berita, pernyataan, maupun komentar dengan menggunakan identitasnya untuk kepentingan apa pun. Apabila somasi ini tidak diindahkan, Tommy akan menempuh jalur hukum.
Selasa siang ini, Firza Husein ditangkap oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan makar. Seperti apa kisah perjalanan Firza Husein selanjutnya?
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih