12 May 2016

Reklame Kampanye "Wanita Emas" Akhirnya Dicopot


Akhdi martin pratamaSebuah reklame yang sebelumnya bergambar Mischa Hasnaeni Moein atau Wanita Emas di Jalan Warung Jati Barat kini telah dicopot oleh pihak Suku Dinas Pelayanan Pajak Jakarta Selatan. Foto diambil pada Kamis (12/5/2016).

Reklame luar ruang yang menampilkan wajah bakal calon gubernur DKI Jakarta, MischaHasnaeni Moein atau Wanita Emas, di Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, sudah tidak terlihat lagi Kamis (12/5/2016). Reklame tersebut telah dicopot petugas Suku Dinas Pelayanan Pajak Jakarta Selatan.
Kini yang tersisa dari reklame tersebut hanya segel merah dari Sudin Pelayanan Pajak Jakarta Selatan yang menyatakan, "Reklame ini belum membayar pajak".
Menurut Imah (55 tahun), pedagang asongan yang berjualan tepat dibawah reklame tersebut, reklame itu dicopot petugas pajak Selasa lalu.
"Kemarin hari Selasa itu dicopotnya. Kata petugasnya sih gara-gara belum bayar pajak," ujar perempuan paruh baya itu kepadaKompas.com, Kamis.
Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Selatan, Johari. Menurut dia, anak buahnya mencopot reklame tersebut pada Selasa petang.
"Selasa kemarin anak buah saya copot itu (reklame) sekitar jam 17.30 WIB," ujar Johari.
Ia menambahkan, pihak Hasnaeni maupun biro iklannya tidak menghubungi mereka terkait pencopotan tersebut. Menurut dia, hingga hari ini biro jasa iklan tersebut tidak juga bisa dihubungi.
Akhdi martin pratamaSebuah reklame bergambar Mischa Hasnaeni Moein atau Wanita Emas yang disegel karena belum membayar pajak masih terpampang di Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan masih terpampang pada Selasa (10/5/2016).
Reklame Hasnaeni yang dicopot itu terletak di pinggir Jalan Warung Jati Barat, dekat perempatan lampu lalu lintas. Reklame itu letaknya berdekatan dengan kompleks rumah Hasnaeni di Kelurahan Bangka.
Reklame itu berbunyi, "Hj. Hasnaeni, SE, MM, Pro Rakyat, Mengubah Sampah Jadi Emas, Mengatasi Banjir 5 Tahun, Mengatasi Macet 1 Tahun, dan KTP Jitu, Wanita Emas".
Tak hanya reklame Hasnaeni yang dicopot. Sebuah reklame lain yang merupakan iklan sebuah operator telepon seluler di balik papan reklame yang sama juga dicopot.
Hasnaeni sebelumnya mengatakan, pihak telah membayar pajak untuk reklame itu. Ia justru menuding penyegelan dilakukan hanya untuk mencari sensasi.
"Yang belum bayar pajak itu bukan saya, melainkan yang punya billboard, Dia (pemilik billboard) sudah tahu. Menurut dia, dia sudah bayar, jadi orang Pemda (Pemprov) DKI biasa, nyari-nyari sensasi," ujar Hasnaeni, Selasa lalu.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih