Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan penataan bangunan liar yang berdiri di bantaran sungai dan tanah milik negara. Warga yang tersebar gusuran nantinya akan disediakan rumah susun sewa (rusunawa).
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah DKI Jakarta Ika Lestari Aji mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sepanjang saat ini memiliki 23 rusun tersebar di lima wilayah. Total unit yang ada mencapai 14.900 unit.
Dari 23 rusun, 11 rusun menjadi lokasi relokasi warga yang terkena program penataan kota. Di mana program tersebut mulai dilakukan Pemprov DKI Jakarta dari 2012 sampai sekarang.
"Rusun yang digunakan untuk relokasi adalah Marunda, Pinus Elok, Pulogebang, Cibesel, Jatinegara Kaum, Cakung, Komarudin, Daan Mogot, Muara Baru, Jatinegara Barat, Rawa Bebek," kata Ika saat dihubungi, Senin (9/5).
Dari 11 rusun yang dihuni warga, hanya dua rusun yang dibekali fasilitas tambahan, Rusun Muara Baru dan Kampung Pulo. Fasilitas tambahan ini bukan dari Pemprov DKI Jakarta melakukan dari pemberian dari swasta.
"Fasilitas tambahan yang diberikan CSR seperti tempat tidur, TV, meja makan dan lain-lain hanya diberikan kepada warga dari waduk pluit yang ada di Marunda. Karena sifatnya csr kita tidak bisa memaksa untuk membantu yang lain. Kenapa di prioritaskan? Karena Waduk Pluit saat itu korban banjir yang harta bendanya habis. Kebetulan juga warga Kampung Pulo yang juga mendapat perhatian dari Perusahaan Kasur. Mendapat bantuan berupa Kasur lipat," tutup Ika.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih