Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz, mengatakan, banyak aktor yang terlibat dalam kasus dugaan suap proyek reklamasi di Teluk Jakarta, yang sejauh ini menjerat Ketua Komisi D DPRD Muhammad Sanusi dan dua orang dari PT Agung Podomoro Land (APLN).
Donal mengatakan, peran tersebut tergantung level jabatan hingga level kedudukan partai.
"Dalam kasus seperti ini pasti ada yang berbagi peran, tidak mungkin Sanusi bermain sendiri," kata Donal kepadaKompas.com, Selasa (19/4/2016).
Donal mengatakan, dari sejumlah petunjuk yang telah terkumpul saat ini, ada benang merah yang dapat ditarik bahwa dugaan kasus suap reklamasi melibatkan anggota DPRD.
Namun, Donal mengatakan, ia tidak bisa menyebut siapa saja anggota DPRD yang diduga terlibat dalam skandal suap tersebut, dan berserah kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Donal mengatakan, kasus-kasus penyuapan, meski polanya terlihat sama, pasti punya dimensi yang berbeda, khususnya terkait aktor yang berperan di dalamnya.
"Jadi tiap-tiap (kasus) tidak bisa disamakan dan digeneralisasi. Tugas KPK yang harus membongkar setiap keterlibatan tersebut," kata Donal.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih