19 April 2016

Ahok: Kenapa yang Diributkan Cuma Agung Podomoro dan Agung Sedayu?

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempertanyakan sikap perhimpunan nelayan dan aktivis lingkungan yang menolak reklamasi 17 pulau di Jakarta. Sebab, ia menilai yang sejauh ini diprotes hanya pulau reklamasi garapan PT Agung Sedayu Group dan Agung Podomoro Land.
Padahal, kata dia, masih ada pulau-pulau reklamasi lainnya yang digarap oleh pengembang selain PT Agung Sedayu Group dan Agung Podomoro Land.
"Kenapa sih reklamasi yang diributin cuma Agung Sedayu dan Agung podomoro. Yang Jakpro enggak ribut, Ancol, MKY enggak ribut," kata dia di Balai Kota, Selasa (19/4/2016).
Tidak hanya itu, Ahok juga mempertanyakan tidak adanya aksi penolakan terhadap proyek reklamasi saat gubernur terdahulu, Fauzi Bowo atau Foke menerbitkan izin pelaksanaan untuk Pulau C dan D pada 2012.
"Pernah enggak mereka protes dari zaman dulu? Izin dikeluarkan dari Pak Foke banyak pulau," ujar dia. (Baca: Pak Ahok, untuk Siapa Reklamasi Pantai Jakarta?)
Ahok tak mau berspekulasi dengan menghubungkan aksi nelayan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2017. Ia justru lebih meyakini aksi tersebut berhubungan dengan tertangkapnya Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menerima suap dari PT Agung Podomoro Land, beberapa pekan silam.
"Aneh, kenapa reklamasi pulau lain mereka tidak pernah nyerang, hanya nyerang Agung Sedayu dan Agung Podomoro. Pada saat yang sama DPRD ketangkap minta duit melulu ke Podomoro. Saya juga bingung," ucap Ahok. (Baca: Pluit City Berencana Bangun 1.000 Unit Rumah di Pulau Reklamasi)

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih