JAKARTA, KOMPAS.com - RS (24), pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin, mengaku tidak pernah menceritakan kebiasaannya berkencan dengan wanita pekerja seks kepada istrinya. Ia pun tak berani menatap wajah istrinya saat ditangkap pada Rabu (15/4/2015) dini hari tadi di Bogor.
"Saya enggak berani melihat wajah istri, jadi saya enggak tahu ekspresi istri saya pas saya ditangkap," kata RS di Mapolda Metro Jaya dengan wajah tertutup dan baju tahanan berwarna oranye, Rabu sore.
Menurut dia, istrinya yang sedang mengandung itu selama ini tidak pernah curiga. Sebab, dia selalu bersikap biasa saja di rumah.
Barang-barang curian dari kamar Alfi pun tidak pernah dikeluarkannya dari ransel sehingga istrinya tidak curiga. Pada saat ditangkap, ia mengaku sedang tidur bersama istrinya.
"Kemudian ada orang (polisi) ketuk-ketuk rumah, saya bilang ke istri enggak usah bangun. Saya saja yang keluar kemudian saya ditangkap," tutur RS menceritakan kronologi penangkapannya.
Guru privat ini mengaku baru dua kali menggunakan jasa Alfi. Ia merasa kecewa dengan Alfi di kencannya yang pertama, sehingga mencoba lagi untuk kedua kali. Pada saat itulah ia sakit hati kemudian membunuh Alfi.
Alfi ditemukan tewas dalam kondisi leher terlilit di kamar kosnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu (11/4/2015) pukul 19.00 WIB. Ibu beranak satu itu ditemukan tewas dalam keadaan tak berbusana dengan ditutupi bed cover dan mulut disumpal kaus kaki.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih