15 April 2015

Ridwan Kamil akan Bangun Taman Konferensi Asia Afrika di Kiaracondong

Ridwan Kamil akan Bangun Taman Konferensi Asia Afrika di Kiaracondong
Bandung - Momen Konferensi Asia Afrika akan diabadikan ke dalam sebuah taman. Rencananya, taman tersebut akan dibangun di Jalan Kiaracondong. Seperti apa nantinya taman tersebut?

"Jadi kan di tanah Kiaracondong itu mau jadi hutan kota. Temanya taman Asia Afrika," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Hotel Horison, Rabu (15/4/2015). Lahan yang akan dijadikan taman kota itu bekas cimol, depan Gang Soma.

Di taman tersebut nantinya akan dibangun danau yang di dalamnya dipasang tiang bendera seolah-olah muncul dari air.

"Di sudut-sudutnya nanti ada taman kecil dari negara-negara Asia Afrika. Nah yang semangat mewujudkan sudut itu dari negeri Tiongkok," terang Emil.

Namun lanjut Emil, nantinya di taman tersebut tidak hanya akan ada taman khusus Tiongkok saja, namun juga negara-negara lainnya peserta KAA. Rencananya taman itu akan mulai dibangun tahun ini.

"Baru pencanangan. Dibangun tahun ini kira-kira September," jelasnya.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu Emil mengungkapkan keinginan pihak Tiongkok untuk membuat taman Chou Enlai di Bandung. Menurut Emil, Tiongkok memang sangat menghargai dan menyukai Bandung.

"Presiden Tiongkok memang antusias dan kemungkinan satu-satunya yang mau meninap di Bandung. Saya senang meskipun nanti banyak pengkondisian keamanan," tandasnya.

Dana KAA dari Pusat Baru Rp 1 M, Ridwan Kamil: Di Situ Kadang Saya Merasa Sedih



Dana KAA dari Pusat Baru Rp 1 M, Ridwan Kamil: Di Situ Kadang Saya Merasa Sedih
Bandung - Kucuran dana dari pemerintah pusat untuk penyelenggaraan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika di Kota Bandung 24 April mendatang masih tersendat. Dari Rp 10 miliar yang diminta, baru Rp 1 miliar yang cair. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun akhirnya memberlakukan sistem reimburse untuk membayar biaya proyek dan even-even di Bandung.

"Tadi juga saya curhatin soal itu (anggaran). Mudah-mudaan dalam waktu dekat. Karena tinggal 11 hari. Yang sudah cair baru Rp 1 miliar," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawam di Gedung Sate, Senin (13/4/2015).

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku dengan keterlambatan dana tersebut sedikit menghambat persiapan KAA. Apalagi ada 60 even yang digelar di Bandung dalam rangka KAA.

"Di situ saya kadang merasa sedih. Jadi ya sistemnya nanti reimburse. Mereka kerja dulu nanti kuitansi pembeliannya dikumpulkan," terang Emil.

Namun untungnya lanjut Emil, anggaran dari pemerintah Provinsi sebanyak Rp 4 miliar sudah turun. Selain itu untuk beberapa pembangunan infrastruktur memakai dana dari APBD dengan cara memajukan pekerjaan sejumlah proyek.

"Kalau untuk infrasruktur, jadi proyek yang akan dikerjakan di tahun ini digeser pengerjaanya sebelum KAA. Biar sekalian. Anggarannya Rp20 miliar," jelasnya.

Menurut Emil, selain untuk infrastruktur, banyaknya rangkaian acara KAA juga menyedot anggaran yang tidak sedikit.

"Yang paling besar itu Smart City Summit Rp3 miliar. Tapi dan itu juga udah sama sponsor. Jadi sisanya tersebar merata untuk even lain," tandasnya.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih