Ini hari kedua pelaksanaan UN Berbasis Komputer (UNBK) bagi 556 sekolah di Indonesia yang salah satunya SMK 1 Jakarta. Sekolah kejuruan yang beken dengan sebutan 'Boedoet' (mengacu pada nama jalan) ini termasuk memenuhi syarat untuk sistem ujian pertama di Indonesia.
"Kalau dari sisi jawab soal sih enakan komputer tinggal klik. Kalau kertas kan lama membulatkan jawabannya," tutur siswa kelas XII jurusan Komputerisasi Jaringan, Gilang usai ujian matematika.
Tak ada hambatan berarti yang dihadapi oleh para siswa. Hanya saja masih ada sedikit masalah jaringan yang muncul.
"Tadi sempat keluar sendiri soalnya. Jadi harus masukkan token lagi. Tapi habis itu lancar. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi jaringannya," kata Gilang.
Saat Jokowi masuk ke ruangannya, Gilang juga sempat menyampaikan permohonan. Sebagai siswa SMK, ada hal yang dipandangnya perlu didengar Bapak Presiden.
"Tadi saya minta supaya fasilitas pembelajaran di SMK lebih dilengkapi, lebih diperhatikan. Beliau (Presiden Jokowi) kemudian mengangguk-angguk," ungkap Gilang.
Gilang dikenal sebagai siswa yang teliti oleh guru-gurunya. Dia selalu memeriksa kembali jawabannya sebelum dikumpulkan.
"Kalau pakai kertas lebih mudah periksa lagi, kalau komputer mungkin karena belum terbiasa saja," kata dia.
Wakil Kepala SMK 1 Dartono juga menuturkan hal senada. Menurut dia memang ada kelebihan antara pengerjaan UNBK dengan UN manual pakai kertas.
"Mungkin karena UNBK tahun ini kan yang pertama jadi fasilitas belum lengkap. Jadi harus gantian untuk pakai komputer. Jadi waktu pelaksanaannya lebih lama. Tapi kalau soal distribusi jadi lebih cepat dan kecurangan bisa dibilang tidak ada," ujar Dartono.
Dia memahami bahwa belum semua sekolah bisa melaksanakan UNBK. Adalah suatu kehormatan bagi SMK 1 Jakarta karena berkesempatan menjadi yang pertama.
"Kalau di SMK, apalagi ada jurusan komputer saya pikir lebih akrab dengan sistem ini. Sosialisasi juga sudah sering kami lakukan. Tapi evaluasi pasti akan ada setiap tahunnya," pungkas Dartono.
Kaprog Konstruksi Agusman Adam pun mengamini pendapat Dartono. Dia menambahkan bahwa ketika UN tak lagi jadi syarat mutlak kelulusan, siswa menjadi lebih percaya diri dan tak tertekan.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih