17 April 2015

Manajer Pasar: Yang Bilang Blok G Ada PSK Enggak Ngerti Apa-apa

KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERASebuah pintu teralis besi dipasang tepat jam 16.00 WIB untuk menutup akses masuk ke lantai tiga Pasar Tanah Abang Blok G, Kamis (16/4/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer Pasar Blok G Tanah Abang Namen Suhadi menegaskan bahwa tidak ada pekerja seks komersial (PSK) yang menempati Blok G, terlebih di lantai 3 yang sudah kosong. 

Jika ada yang berpendapat bahwa Blok G jadi tempat bersarangnya PSK, maka Namen anggap mereka tidak mengerti keadaan Blok G yang sebenarnya. 

"Blok G memang identik sama yang seperti itu, karena kita tahu sendiri di sini dekat bongkaran dan seberang Stasiun Tanah Abang kan banyak (PSK). Tapi di sini sama sekali enggak ada, mungkin pada enggak paham kondisi yang sebenarnya, enggak tahu apa-apa mereka," tutur Namen, Jumat (17/4/2015). 

Namen menjelaskan, selama Pasar Blok G beroperasi, tepat jam 16.00 WIB, akses menuju lantai tiga sudah ditutup oleh pintu teralis. Sementara itu akses ke lantai 2 ditutup pada jam 17.00. Tempat yang masih bisa dimasuki adalah lantai dasar, lantai 1, dan masjid yang berada di lantai empat bangunan Blok G. 

Di lantai 2 dan 3 sudah dipasang beberapa unit CCTV untuk memantau keadaan di sana. Hal itu dilakukan untuk membantu tugas dari personel keamanan di Blok G yang jumlahnya terbatas.

Namen menjelaskan, berdasarkan pantuan melalui CCTV sama sekali tidak ada kehadiran PSK maupun kegiatan mesum di pasar itu. Jika ada kegiatan, ujar Namen, mungkin PSK yang berbelanja sayur atau daging di lantai dasar dan lantai 1 Blok G. 

"Lantai dasar sama lantai satu kan enggak kayak lantai lain, malam masih ada jualan, ya kalau mereka dari bongkaran mau belanja kan kita enggak bisa larang. Tapi kalau ada kegiatan yang aneh-aneh, kita sudah koordinasi ke Satpol PP untuk tangkap tegas," tambah Namen. 

Sebelumnya, mantan Direktur Utama PD Pasar Jaya Prabowo Soenirman menuturkan bahwa Blok G masih dikunjungi oleh PSK pada malam hari karena beberapa lantai sudah kosong dan sepi. 

"Jadi ini akibat pasar itu kosong bertahun-tahun. Tidak ada yang datang ke situ. Karena kosong, siapapun akan memanfaatkan. Jangankan PSK, gelandangan saja mau tidur di situ karena kosong," ujar Prabowo, Rabu (15/4/2015). 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya juga menduga bahwa salah satu alasan penyebab sepinya Pasar Blok G karena dijadikan tempat "mangkal" PSK.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih