23 April 2015

Jokowi Sumringah 24 April Disepakati Hari Asia-Afrika

Jokowi Sumringah 24 April Disepakati Hari Asia-Afrika
Jakarta - Presiden Joko Widodo menutup gelaran Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015. Jokowi terlihat puas jalannya sidang dengan petinggi negara Asia Afrika lancar. Apa lagi telah disepakati 24 April menjadi Hari Asia-Afrika.

"Saya juga gembira sidang sepakat untuk menetapkan 24 April sebagai Hari Asia Afrika dan menetapkan Bandung sebagai Ibu Kota solidaritas Asia-Afrika. Ini yang penting, mendukung berdirinya Asia Africa Center di Indonesia," ujar Jokowi di Ruang Cendrawasih JCC, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga sumringah lantaran forum menetapkan Kota Bandung, Jawa Barat sebagai Ibu Kota solidaritas Asia-Afrika. Dengan begitu, komitmen untuk menjaga solidaritas antara negara Asia-Afrika tak hanya sekadar di atas kertas.

Secara terpisah, Menlu Retno LP Marsudi menilai wajar saja jika Bandung dipilih sebagai Ibu Kota solidaritas Asia Afrika mengingat lahirnya semangat KTT di kota tersebut. "Bandung sebagai Ibu Kota Asia Afrika sudah lama karena kita melakukaan kegiatan itu (KTT) dari 1955. Maka upaya kita hanya untuk mengukuhkan saja dan pengukuhan itu disetujui negara-negara lain," kata Retno saat dikonfirmasi wartawan di JCC.

"Jadi 24 April adalah Hari Solidaritas Asia-Afrika dan (dengan ini) Bandung ditetapkan sebagai Ibu Kota solidaritas Asia-Afrika," pungkasnya.

Perdamaian menjadi salah satu isu sentral yang dibahas selama Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 berlangsung. Hal ini mengingat kondisi dunia, khususnya di timur tengah yang masih belum kondusif selama beberapa waktu terakhir.

Tak ayal dalam Peringatan 60 Tahun KAA, Presiden Jokowi meminta agar negara-negara yang tengah bertikai untuk dapat segera menghentikannya.

"Saya ingin menyerukan agar kita semua menjaga perdamaian dunia. Lakukan gencatan senjata bagi pihak yang sedang bersengketa," seru Jokowi saat memberikan pernyataan kepada wartawan di JCC, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Terlebih lagi, Indonesia dianggap memiliki peranan penting dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi di belahan timur tengah dunia. Tak ayal, Jokowi pun menekankan pentingnya solidaritas negara-negara Asia Afrika untuk membawa perdamaian bagi Palestina.

"Sebagaimana yang telah saya katakan, negara -negara di sekitar ekuator mempunyai peran sentral untuk memperkuat kerjasama ini," sambungnya.

"Tentu saja Palestina memperoleh perhatian khusus selain diadopsinya deklarasi khusus mengenai Palestina dan dukungan peserta bagi kemerdekaan Palestina yang juga sangat kuat dan siap membantu pengembangan kapasitas SDM dan kelembagaan bagi Palestina," tutup Jokowi.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih