24 March 2015

Pelanggaran-pelanggaran Ahok Menurut Ketua Panitia Hak Angket

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua panitia hak angket DPRD DKI Mohamad Sangaji belum mau menjawab keputusan akhir yang akan dikeluarkan oleh panitia hak angket. Sebab, panitia hak angket masih membutuhkan keterangan dari para saksi ahli, yang rencananya akan dilakukan Rabu (25/3/2015) hingga Jumat (27/3/2015). 

"Ada dugaan pelanggaran UU terkait APBD, kemudian tentang etika dan norma. Tapi karena kita tidak banyak tahu tentang UU, jadi kita perlu undang tim ahli untuk beri pemahaman. Sehingga ketika kita putuskan suatu perkara, ada landasan hukumnya," kata dia, di Gedung DPRD, Selasa (24/3/2015). 

Sejauh ini, Ongen, sapaan Sangaji, mengaku timnya sudah memiliki cukup bukti mengenai pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Hal itu berdasarkan keterangan orang-orang yang telah dipanggil oleh panitia hak angket. 

"Kita sudah punya alat bukti yang sangat kuat. Pernyataan saksi-saksi, bukti-bukti dokumentasi itu sangat kuat bahwa sudah ada dugaan pelanggaran posisi," ujar dia. 

Ongen mengatakan, kemungkinan besar akan ada banyak sanksi yang akan diberikan oleh lembaga legislatif itu kepada Ahok, sapaan Basuki. Sebab, kata dia, ada banyak kesalahan yang dilakukan oleh mantan Bupati Belitung Timur itu. 

Menurut Ongen, kesalahan yang dilakukan Ahok terkait dengan dugaan mengirimkan RAPBD yang bukan hasil pembahasan dengan DPRD, dan pelanggaran etika dan norma dalam kapasitasnya sebagai seorang pemimpin. Namun, Ongen belum bisa menjawab secara rinci apa saja sanksi yang akan dikenakan kepada Ahok. Sebab, ia kembali menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu keterangan dari para saksi ahli. 

"Sanksinya banyak karena (kesalahan yang dilakukan) mengirimkan RAPBD yang diduga palsu. Kedua tentang etika dan norma. Tapi kan ketika ada aturan-aturan yang salah, ingin kita tanyakan dulu. Agar ketika diputuskan tidak terjadi kesalahan," tutur Ongen. 

Sejauh ini, pihak-pihak yang telah dipanggil oleh panitia hak angket diantaranya Sekretaris Daerah Saefullah; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono; konsultan e-budgeting Gagat Wahono; Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan Sarwo Handayani; dan Deputi Gubernur bidang Pariwisata dan Kebudayaan Sylviana Murni. 

Rencananya, pada Rabu (25/3/2015) hingga Jumat (27/3/2015) besok, panitia hak angket akan memanggil sejumlah saksi ahli, yang terdiri dari para pakar hukum tata negara dan para pakar komunikasi politik. Kepada para pakar tersebut, nantinya panitia hak angket akan menanyakan beberapa hal terkait dugaan maladministrasi dan etika yang dilakukan Ahok. 

Pemanggilan para saksi ahli akan menutup proses angket yang telah berjalan sejak awal Maret. Nantinya, keterangan dari para pakar akan melengkapi para saksi yang telah dipanggil. Kemudian, hasil angket akan diserahkan ke pimpinan DPRD, untuk kemudian diparipurnakan yang kemungkinan besar akan dilangsungkan Rabu (1/4/2015) pekan depan.

Ketua tim angket DPRD DKI Mohamad "Ongen" Sangaji berjanji akan menemui siapa pun yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. Bahkan, jika ada yang unjuk rasa mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Ongen juga akan menemui mereka untuk mendengarkan dan menyerap setiap aspirasi. 

"Kalau memang nanti ada yang demo dukung Pak Ahok (sapaan Basuki), pasti saya turun juga. Hari ini kan demonya mendukung hak angket ya. Jadi, saya tidak pilih-pilih," kata Ongen, Selasa (24/3/2015). 

Massa dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yang dipelopori oleh Front Pembela Islam (FPI) berunjuk rasa menentang Basuki sebagai Gubernur DKI pada siang hari ini. Mereka juga mendukung hak angket, bahkan sampai pemakzulan Basuki. 

Unjuk rasa tersebut disambut oleh Ongen dan Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik. Perwakilan massa GMJ diperbolehkan masuk ke dalam Gedung DPRD membawa dokumen sebagai bentuk dukungan terhadap hak angket. 

Hal yang sama dijanjikan Ongen akan diberlakukan bagi pengunjuk rasa yang mendukung Basuki. "Kalau ada yang dukung Ahok minta saya turun (ke bawah), saya turun juga," ucap Ongen.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih