Merdeka.com - Emosi H Priono memuncak karena keinginannya untuk me-refund tiket penerbangan Lion Air miliknya di depan Kantor OIC Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ditolak. Penumpang tujuan Padang ini pun membentak-bentak petugas PT Angkasa Pura II yang melayani refund tiket.
Dia ditolak petugas karena refund tiket hanya diperuntukkan bagi penumpang yang jadwal penerbangannya di bawah pukul 12.00 WIB, Jumat (20/2). Sementara jadwal penerbangannya pukul 13.00 WIB.
"Saya sudah menunggu berjam-jam, nanya jadwal terbang tidak jelas, petugasnya tidak ada. Saya ke sini, katanya bisa ganti rugi, tapi sudah antre panjang, ternyata tidak bisa. Kecewa saya," katanya.
Warga Lenteng Agung, Jakarta ini mengaku kecewa dengan pelayanan Lion Air yang buruk. Dia menuntut agar uangnya dikembalikan.
"Saya sudah capek, saya ingin hak saya dipulangkan doang. Nilainya mah kecil, tapi hak saya ini. Jangan diskriminasi dong. Masak ganti rugi cuma untuk penerbangan di bawah jam 12. Saya juga dirugikan," katanya.
Kemarahan Priono mendapat dukungan dari ratusan penumpang lain yang mengantre untuk refund tiket. Mereka pun sempat bersumpah serapah terhadap maskapai Lion Air.
Setelah meluapkan emosinya, Priono langsung meninggalkan petugas. Dia kembali menunggu kejelasan nasibnya di Termin
Merdeka.com - Maskapai Lion Air akhirnya memutuskan untuk mengembalikan uang (refund) para penumpang yang tidak bisa terbang karena delay. Namun tak semua bisa refund, maskapai hanya bisa mengembalikan uang penumpang yang hendak berangkat di bawah Pukul 12.00 WIB, selebihnya hanya bisa gigit jari.
Seorang pria yang tak bisa lagi menahan emosinya memaki dan mencaci petugas angkasa pura yang melakukan proses refund. Sambil teriak dan mengamuk di terminal 3, pria berpeci hitam ini kecewa dengan maskapai Lion Air karena uangnya tak bisa kembali.
"Enggak adil, masak yang lain bisa saya enggak," kata pria itu di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (20/2).
Pria berusia sekitar 50 tahunan ini menyebut pejabat bandara tidak becus mengurus penumpang. Dia sudah lelah menunggu tiga hari terbang, tapi tak juga bisa berangkat karena delay.
"Pejabat masak enggak bisa urus kayak gini, ini saya sudah capek sudah tiga hari," kata dia sambil teriak dan meneteskan air mata.
Istrinya yang mendampingi tak bisa berbuat apa-apa. Melihat suaminya ngamuk, sang istri hanya bisa memegangi dan mengelus-elus suami agar sabar.
Pantauan merdeka.com, ribuan penumpang antre menunggu proses refund yang dilakukan oleh Angkasa Pura. Namun penumpang yang tak bisa refund lebih banyak ketimbang yang bisa refund.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih