21 February 2015

Normalisasi Kali Pesangrahan Timbulkan Masalah Baru

KOMPAS.com/Abba GabrillinTempat pembuangan sampah milik swasta di pinggir Kali Pesanggrahan, Srengseng, Jakarta Barat, Senin (7/7/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana normalisasi Kali Pesanggrahan yang dicanangkan Pemerintah Kota Jakarta Barat rupanya menimbulkan banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Jika tidak, pekerjaan akan menumpuk dan semakin sulit untuk diselesaikan. 

Itulah yang dirasakan Camat Kebon Jeruk, Agus Triono. Agus mengaku ada pekerjaan rumah yang menumpuk soal hunian yang berada di bataran kali, bukan saja kali Sekertaris tetapi juga Pesanggrahan. 

Agus mengatakan, untuk Kecamatan Kebon Jeruk, jumlah hunian di bataran kali yang masih banyak ada di terusan Kali Pesangrahan. "Itu kali anak Pesanggrahan masuk ke Kelurahan Kedoya Selatan," kata Agus, Sabtu (21/2/2015). 

Ia menuturkan, hal serupa juga terjadi di Kelurahan Kedoya Utara. Seharusnya, kata Agus, ada jalan inspeksi selebar tujuh meter dari bibir kali. 

Kini fokus pembersihan untuk optimalisasi Kali Pesanggrahan ada di Kelurahan Sukabumi Selatan, tepatnya di RW 4 dan 5, Kelapa Dua di RW 2,6, dan 8, Kedoya Selatan di RW 3,4, dan 5. 

Pembersihan Kali Pesanggrahan dari hunian warga pun menimbulkan masalah baru. Agus mengaku banyak tantangan yang dihadapi untuk segera menyelesaikan masalah ini, di antaranya adalah sengketa kepemilikan lahan. 

Menurut dia, ada beberapa hunian yang memiliki surat ganda dengan pemilik yang berbeda. "Kasus begini banyak di Sukabumi Selatan dan di Kelapa Dua. Kalau ada kepemilikan ganda seperti itu harus menempuh jalur pengadilan dulu baru bisa ganti rugi," ujar Agus. 

Untuk kasus pengadaan tanah seperti itu, kata Agus, wewenang khusus diberikan kepada panitia penyedia tanah.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih