JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 150 bus kopaja diklaim siap untuk beroperasi dalam integrasi dengan Transjakarta pada bulan April 2015. Bus-bus tersebut merupakan hasil peremajaan atau revitalisasi dari bus-bus yang sudah kurang layak sebelumnya.
"Sebanyak 150 bus itu hasil revitalisasi. Semuanya siap untuk dioperasikan, ready semua," kata Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan kepada Kompas.com, Sabtu (21/2/2015).
Shafruhan menambahkan, rencana menggunakan bus hasil revitalisasi ini telah didukung sepenuhnya oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Namun demikian, masih ada beberapa hal lagi yang harus dipersiapkan sebelum integrasi terlaksana.
"Armada sudah siap, tinggal masih ada masalah sistem tata kelola, harus menyesuaikan dengan sistem di transjakarta," tambah Shafruhan.
Persiapan tata kelola ini dikatakan dia masih dalam proses sembari mempersiapkan hal lain yang akan disiapkan Organda DKI bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan PT Transjakarta.
Dengan demikian, tarif di bus kopaja tersebut diperkirakan akan mendekati tarif bus transjakarta yang berlaku saat ini.
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta Shafruhan Sinungan mengatakan model bus kopaja akan menyerupai bus transjakarta.
Hal ini dilakukan dalam rangka intergasi bus-bus ukuran reguler seperti kopaja dan angkutan perbatasan terintegrasi bus transjakarta (APTB) dengan bus transjakarta yang akan dilaksanakan bulan April 2015.
"Warna bus kopaja akan ikut warna bus transjakarta. Ada logo transjakarta juga, tapi tetap ada logo kopaja," ujar Shafruhan kepada Kompas.com, Sabtu (21/2/2015).
Selain soal warna, kata Shafruhan, berbagai fasilitas di bus kopaja baru yang melintas di jalur transjakarta akan ditambah. Berbeda dengan bus kopaja AC, bus baru kopaja akan diberi perangkat GPS (global positioning system) dan layar pengumuman dari LED (light emitting dioda).
Layar pengumuman ini pada dasarnya mirip dengan yang ada pada bus transjakarta. Fungsi dan tujuannya, tutur Shafruhan, untuk memudahkan penumpang sehingga bisa melihat apakah bus yang akan dinaiki benar sesuai rute yang ingin ditempuh.
"Jurusan rute di kaca depan (bus) pakai sistem LED. Masyarakat nanti dari jauh bisa lihat," tambah dia.
Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta mendukung penuh integrasi Kopaja dan angkutan perbatasan terintegrasi bus transjakarta (APTB) dengan transjakarta yang akan direalisasikan pada April 2015.
Dukungan tersebut ditujukan dengan harapan dapat melayani penumpang lebih maksimal lagi. "Organda sangat mendukung karena ini berkaitan dengan pelayanan. Problem Jakarta adalah problem pelayanan angkutan umum," tutur Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan saat dihubungiKompas.com, Sabtu (21/2/2015).
Shafruhan menambahkan, dengan bus kopaja dan APTB bisa masuk di jalur transjakarta, maka rentang waktu penumpang menunggu angkutan umum akan semakin singkat. Sehingga, penumpang tidak lagi perlu menunggu lama untuk bisa naik angkutan umum. [Baca: April, Kopaja dan APTB Akan Integrasi dengan Transjakarta]
Menurut Shafruhan, dengan adanya integrasi seperti ini, masyarakat akan sangat terbantu dari sisi tarif. Tarif yang diberlakukan nanti dimungkinkan seperti tarif naik bus transjakarta, dengan kata lain tarifnya disamakan dan mendapat bantuan dari pemerintah daerah.
"Kenapa terbantu? Tarif akan mengikuti transjakarta. Ada subsidi pemerintah. Nggak perlu lagi masyarakat mau naik kopaja, pindah harus bayar lagi," tambah dia.
Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih sudah menyebutkan bahwa dalam satu atau dua bulan ini, ditargetkan integrasi dapat terlaksana. Bus-bus yang akan memasuki jalur transjakarta dipersiapkan sesuai standar spesifikasi dan standar lain yang diterapkan di bus transjakarta.
Meski demikian, bus kopaja AC yang kini melintas di jalur transjakarta belum memenuhi standar transjakarta, salah satunya terkait dengan ukuran bus. Beberapa kali penumpang kesulitan melangkah masuk ke dalam bus akibat pijakan di halte transjakarta dan bus tidak sama tinggi.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih