04 September 2014

Karangan Bunga dari Jokowi dan Ahok untuk Keluarga Henk Ngantung

Robertus BellarminusKarangan bunga kiriman Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Basuki Tjahaja Purnama untuk keluarga Hetty Evelyn Ngantung Mamesah, istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ungkapan belasungkawa berupa karangan bunga datangan dari berbagai pihak untuk Hetty Evelyn Ngantung Mamesah, istri mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung, yang wafat pada Rabu (3/9/2014). Karangan bungan ini berjejer depan ruangan N.O.P, lantai dua rumah duka, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat. 

Karangan bunga belasungkawa yang terlihat berasal dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah, Walikota Jakarta Utara Heru Budi Hartono, Irjen (Purn) Benny Mamoto, dan sejumlah pihak lainnya. 

Sejumlah kerabat masih berdatangan sejak Kamis (4/9/2014) pagi sampai dengan siang harinya. Tiga anak Henk Ngantung, yakni Maya Ngantung, Geniati Ngantung, dan Kamang Solana Ngantung juga ada dan menerima para kerabat yang datang melayat di rumah duka. 

Hetty tutup usia genap 75 tahun. Wanita asal Manado kelahiran 1939 itu wafat pada Rabu (3/9/2014), dalam perawatan di RS UKI. Hetty meninggalkan tiga dari empat anaknya yang masih hidup dan delapan orang cucu.

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah menyatakan niatnya untuk membeli rumah mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung. Tawaran Ahok tersebut disampaikan kepada istri Henk Ngantung, Hetty Evelyn Ngantung Mamesah, sebelum wafat. 

Hal itu dikatakan putra ketiga Henk Ngantung, Kamang Solana Ngantung (46), saat ditemui Kompas.com, Kamis (4/9/2014). 

Menurut Kamang, rumah yang rencananya dibeli oleh Pemprov DKI Jakarta itu berada di Gang Jambu, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. Rumah dengan luas 2.444 meter persegi ini akan dijadikan taman oleh Ahok. 

"Rumah kita mau dibeli sama Pemda. Mau dibikin taman, kata Pak Ahok," kata Kamang Solana Ngantung (46), putra ketiga Henk Ngantung, Kamis (4/9/2014). 

Menurut Kamang, tawaran Ahok tersebut langsung disetujui oleh sang ibu. Pembelian akan menggunakan anggaran tahun 2014. Namun, lanjut Kamang, saat ini proses negosiasi harga masih dibicarakan.

Pihak Dinas Pertamanan DKI pernah menawarkan harga sesuai dengan nilai jual obyek pajak (NJOP) di sana. NJOP-nya sebesar Rp 3.313.000. "Tapi, keluarga belum mau. Soalnya kita cuma punya satu, itu saja masalahnya," ujar Kamang. 

Ahok, menurut dia, berencana menamai taman tersebut Taman Henk Ngantung. Jika jadi, taman itu ditargetkan akan rampung pada 2015. "Kalau nanti dibeli, kita akan pindah," ujar Kamang.

Seperti diberitakan, Hetty Evelyn Ngantung Mamesah, istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung, tutup usia pada Rabu (3/9/2014), di RS UKI, Cawang, Jakarta Timur. 

JAKARTA, KOMPAS.com — Istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung, Hetty Eve Mamesah, menyambangi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Dalam kunjungannya itu, Hetty meminta DKI membantu renovasi rumahnya yang berada di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur.
Untuk menanggapi hal itu, Basuki mengaku telah memerintahkan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI untuk merenovasi rumah seluas 2.000 meter itu.
"Ya, beliau menyampaikan rumahnya bocor, atapnya sudah mau roboh, makanya saya suruh Dinas Perumahan DKI untuk menghitung berapa, ganti saja atapnya dengan baja ringan. Terus saya bilang, kalau mau jual kepada Pemprov DKi juga boleh," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (22/4/2013).
Apabila dijual kepada Pemprov DKI, kata dia, dapat digunakan DKI sebagai sanggar seni dan sanggar lukisan yang juga dijadikan sebagai tempat singgah para seniman. Rencana itu ia sampaikan karena sebagian besar masyarakat Ibu Kota mengetahui rumah asli mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Tapi, kelihatannya beliau tidak mau jual, kalau mau jual ya saya minta. Daripada dijual ke orang mending dijual ke Pemprov DKI. Sekarang kita masih mau tinjau untuk diperbaiki," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.
Sementara itu, Hetty mengatakan, saat ini kondisi rumahnya sudah hancur dan tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal. Dengan opsi yang diberikan oleh DKI, Hetty memilih untuk merenovasi rumahnya.
"Tadi Pak Wagub bilang kalau Bu Henk mau jual, maka Pemprov DKI yang akan beli dengan harga pasaran. Dulu saya beli masih tahun 70-an. Nanti kalau pemda beli akan dibuat sanggar seni lukis," kata Hetty.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih