JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan, dirinya sulit menerima keadaan yang tidak benar dan tidak adil sehubungan dengan penyelenggaraan Pemilu Presiden 2014. Ia mengklaim bahwa timnya memiliki adanya keterlibatan pihak asing dalam pemilu kali ini.
"Saya sangat-sangat sulit menyerah pada keadaan yang tidak benar dan tidak adil.
Saya menilai keadaan ini adalah sarat dengan campur tangan asing. Ada negara-negara tertentu yang ingin Indonesia lemah, yang ingin Indonesia hancur, yang ingin indonesia miskin," kata Prabowo dalam sebuah video yang diunggah di YouTube pada akun resminya, Kamis (24/7/2014).
Saya menilai keadaan ini adalah sarat dengan campur tangan asing. Ada negara-negara tertentu yang ingin Indonesia lemah, yang ingin Indonesia hancur, yang ingin indonesia miskin," kata Prabowo dalam sebuah video yang diunggah di YouTube pada akun resminya, Kamis (24/7/2014).
Dalam video berdurasi 23 menit 27 detik tersebut, Prabowo mengatakan bahwa timnya telah menemukan bukti-bukti adanya indikasi kecurangan dalam pemilu. Ia menyebut Komisi Pemilihan Umum telah mengabaikan bukti-bukti tersebut dan tidak menuruti rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu.
JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan, bangsa Indonesia telah mengalami kerusakan mental. Ia menilai negara ini tengah menuju kegagalan.
Hal itu disampaikan oleh Prabowo dalam sebuah video yang diunggah di YouTube pada akun resminya, Kamis (24/7/2014). Dalam video berdurasi 23 menit 27 detik tersebut, mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu mengatakan bahwa penyelenggaraan Pemilu Presiden 2014 telah gagal. Ia menilai bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu telah melakukan kecurangan secara masif dan sistematis.
"Kalau hakim bisa dibeli, pejabat KPU bisa dibeli, pejabat KPUD bisa dibeli. Kalau ini semua terjadi, apa masa depan bangsa kita? Di mana bangsa kita bisa bertahan? Sungguh-sungguh, negara kita menuju kegagalan," kata Prabowo dalam penggalan video berdurasi 23 menit 27 detik tersebut.
Prabowo kemudian menceritakan bagaimana para pejuang bangsa dihadapkan pada pilihan sulit dalam mempertahankan kemerdekaan. Ia menyebutkan, para pahlawan Indonesia berani membela kebenaran demi mencapai kemerdekaan itu. Namun, saat ini Prabowo melihat hal sebaliknya. "Apakah kita membela kebenaran atau kita merestui ketidakbenaran?" kata Prabowo.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih