25 July 2014

Prabowo: I Will Never Surrender

Jakarta - Joko Widodo (Jokowi) yang telah ditetapkan menjadi capres terpilih mengucapkan terimakasih kepada ke Prabowo Subianto dan menawarkan rekonsiliasi namun Prabowo belum legowo. Nyatanya, Prabowo memang belum menyerah.

Di detik-detik akhir KPU menyelesaikan rekapitulasi Pilpres 2014, Prabowo pun menegaskan dirinya menolak pelaksanaan Pilpres. Prabowo menuding KPU tidak adil dan mengungkap maraknya kecurangan selama Pilpres.

"Kami menolak pelaksanaan pilpres yang cacat hukum dan menarik diri dari proses yang berlangsung. Kami tidak bersedia mengorbankan mandat dari rakyat yang telah dipermainkan dan diselewengkan," kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya itu dengan nada tegas.

Hal tersebut disampaikan Prabowo melalui keterangan pers yang digelar Selasa (22/7/2014) pukul 14.00 WIB di Rumah Polonia. Prabowo menyebut ada sejumlah kecurangan yang terjadi secara sistematis dan terstruktur dalam pilpres kali ini. KPU mengumumkan hasil Pilpres 2014 dan menetapkan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada malam harinya. Setelah itu Prabowo belum bicara lagi.

Namun meski menolak hasil Pilpres, Jumat (25/7/2014) sore nanti Prabowo tetap menggugat hasil Pilpres ke MK. Prabowo juga mempersiapkan 8 langkah plus satu langkah darurat untuk menggungat proses pelaksanaan Pilpres.

Berikut 8 jalur yang bakal ditempuh Prabowo untuk menggugat hasil Pilpres, menurut sumber detikcom:

1. Menggugat hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi. 
2. Melaporkan dugaan pelanggaran etik KPU ke DKPP.
3. Melaporkan ke Bawaslu.
4. Melaporkan kecurangan Pemilu ke kepolisian.
5. Melaporkan ke Ombudsman.
6. Melaporkan ke PTUN untuk membatalkan keputusan KPU.
7. Manuver politik di DPR yakni dengan menggulirkan Pansus Pilpres untuk mengevaluasi kinerja KPU, sampai mencoba 'mengganggu' pelantikan Jokowi-JK dengan cara membuat sidang pelantikan Jokowi-JK tidak kuorum. 
8. Class action atau gugatan yang ramai-ramai dilakukan masyarakat.

Prabowo memang belum menyerah. Kabarnya di depan tim suksesnya Prabowo menyerukan agar semua melawan kecurangan di Pilpres 2014 ini. "I will never surrender, I will never surrender, I will never surrender!" kata sumber detikcom menirukan ucapan Prabowo di rapat Timses. Dalam rapat itu Prabowo bersemangat menggebu-gebu tak akan pernah menyerah.

Jakarta - Capres Prabowo Subianto menyatakan menolak pelaksanaan Pilpres 2014, namun belakangan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Cawapres Hatta Rajasa menjelaskan alasan di balik gugatan itu.

"Saya percaya dan meyakini, sekeras apapun perbedaan dalam menyikapi hasil keputusan KPU haruslah dapat diselesaikan dalam suasana damai serta dalam koridor konstitusi dan peraturan perundangan yang ada," kata Hatta mengawali penjelasannya di akun @hattarajasa yang dikutip detikcom, Jumat (25/7/2014).

Alasan menaati konstitusi itu yang dijadikan dasar menggugat MK. Selain itu, Hatta ingin menjaga suasana Indonesia yang damai.

"Itu pulalah yang melandasi koalisi Merah Putih untuk mengambil langkah konstitusional ke Mahkamah Konstitusi," ujar Hatta.

"Saya percaya dengan mengambil langkah hukum sebagai solusi dalam menyikapi setiap permasalahan, maka ini akan menjadi pendidikan politik bagi bangsa ke depan," imbuh eks Menko Perekonomian ini.

Hatta percaya MK akan memberi keputusan yang adil. Dia mengajak semua pihak menghormati putusan MK atas gugatan yang diajukannya nanti.

"Kita haruslah menghormati keputusan tersebut," ujarnya.

Tim Prabowo-Hatta akan mendaftarkan gugatan ke MK pukul 17.00 sore nanti. Selain gugatan ke MK, Tim Prabowo-Hatta sudah menyiapkan 8 langkah untuk menggugat hasil Pilpres.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih