02 July 2014

Pinjam Kata "Bocor", Yuddy Chrisnandy Bikin Puisi Sindir Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Yuddy Chrisnandy, membuat puisi yang liriknya menyindir Prabowo Subianto. Politisi Partai Hanura itu memberi judul puisinya "Salam 5 Jari". Tak lupa, kata "bocor" yang kerap digunakan Prabowo dalam orasi politiknya juga ikut dikutip menjadi bait awal dari puisi tersebut.

Berikut puisi yang dikirimkan Yuddy, Selasa (1/7/2014):

Salam 5 Jari

'Bocor. Bocor...'
Begitu ia berpidato lantang.
Tapi, mengapa saat sejumlah parpol yang ketua umumnya jelas-jelas terduga koruptor mendukungnya, dia tak berani menentang?
Hanya untuk menang?

Putih adalah seragamnya.
Tapi, mengapa tak pernah sepatah katapun mengecam "obor rakyat" yang menyebar fitnah, berkampanye hitam?
Hanya untuk menang?

Pancasila merah terpasang di dada kanan.
Tapi, mengapa ia membuka dukungan dari ormas yang jelas-jelas intoleran?
Hanya untuk menang?

Ketika bertatap muka di panggung televisi, ia selalu memberi tanda hormat dan berkata setuju.

Tapi, mengapa saat berkampanye, ia justru selalu mengumpat-umpat dan menghina: "Capres boneka! Capres kacung!"
Bukankah itu jauh dari sikap rasa penuh hormat?

Menyelamatkan 1 orang TKI dari ancaman hukuman mati dianggap sebagai jasanya.
Tapi mengapa ia terlibat penculikan 9 aktivis 1998 yang melawan rezim otoriter yang telah menghancurkan negeri?  Hanya untuk menang?

Ia itu TEGAS atau TEGA?

Saatnya jeli mencermati, mana yang tak berambisi, berjuang untuk negeri dengan hati suci, dan mana yang sejak lama berambisi dan mengupayakan segala strategi.

Renungkanlah... Pilihlah dengan hati, pada 9 Juli nanti.

Yuddy menyatakan, puisi yang ditulisnya bukan karena ia anggota tim pemenangan Jokowi-JK.  

"Saya menulis ini hanya tergerak di hati karena mengetahui banyak informasi terdistorsi akibat banyak yang tidak berani atau terkalahkan oleh informasi bayaran yang penuh manipulasi," ujarnya.

Sebelumnya, menyindir lawan politik dengan puisi dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Fadli pernah membuat puisi berjudul "Raisopopo" yang liriknya menyindir Jokowi.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih