25 July 2014

Ahok: Kalau Pusat Susah Bangun Infrastruktur, Kasih Kami karena Banyak Uang

Jakarta - Pembangunan infrastruktur di Jakarta tidak hanya tanggung jawab pemerintah provinsi tetapi juga pemerintah pusat. Banyak situasi yang membuat Kementerian PU dihadapkan dengan Pemprov DKI Jakarta terkait beberapa proyek seperti perbaikan jalan yang rusak di Daan Mogot dan Jakarta Emergency (JEDI) yang menggunakan pinjaman dari World Bank.

"Kalau swasta kerja dengan baik maka akan ada tambahan 40 km di sepanjang jalan inspeksi sungai dan pinggir rel. Dari (Kementerian) PU sudah kerja yang di Daan Mogot," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di kantor Kementerian PU, Jalan Sisingamaharaja, Jakarta Selatan, Jumat (25/7/2014).

"Kalau PU pusat susah, kasih kami saja karena kami banyak uang tapi nggak bisa pakai," ujarnya yang mengundang tawa para stakeholders pembangunan 6 ruas jalan tol.

Djoko Kirmanto yang duduk di kursi paling depan pun hanya tersenyum mendengar ucapan Ahok.

Ia kembali menyinggung Dinas PU DKI yang dinilainya tak bisa membuktikan penganggaran proyek dalam satuan. Menurutnya, APBD Rp 72 triliun dengan Silpa yang banyak membuatnya dapat memberi Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) asal tak meminjam dari Bank Dunia.

Sebelumnya, Kementerian PU dan Pemprov DKI Jakarta sempat 'bersitegang' terkait perbaikan jalan yang rusak di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Saat jalan tersebut rusak, Pemprov DKI Jakarta ingin langsung memperbaiki jalan tersebut namun terkendala karena jalan tersebut jalan nasional dan tanggung jawab Kementerian PU.

Hal yang sama juga terjadi saat ribut-ribut sodetan Ciliwung-Cisadane pada Januari 2014 dan proyek JEDI untuk pengerukan 13 sungai di Jakarta dengan meminjam uang dari World Bank. Pemprov DKI sempat mengajukan penolakannya karena menilai syarat daro World Band sulit dan bisa menggunakan APBD sendiri.

Meski begitu, pembangunan 6 ruas jalan tol yang ditandatangani kesepakatannya hari ini diapresiasi Ahok pada Kementerian PU. Menurutnya, itu adalah prestasi di akhir masa jabatan Djoko Kirmanto sebagai menteri.

"Ini prestasi di enjury time. Sapa tahu pak Jokowi minta pak Joko jadi menteri PU lagi," ucap Ahok yang disambut tawa oleh Djoko Kirmanto dari tempat duduknya.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih